Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Raker BKS-TM Indonesia Tahun 2025: Tunjuk Jurusan Teknik Mesin FT UNRI sebagai Penyelenggara Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTN) Tahun 2026

Mei 16, 2025
Admin
0 tayangan
Raker BKS-TM Indonesia Tahun 2025: Tunjuk Jurusan Teknik Mesin FT UNRI sebagai Penyelenggara Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTN) Tahun 2026

BKSTM-1

https://youtu.be/4RQZndQWIEY

Serang, 7–8 Mei 2025 — Rapat Kerja Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKS-TM) Indonesia yang digelar di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menjadi momentum strategis dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi teknik di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan dua tokoh nasional, yakni Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.

Dalam paparannya yang bertajuk “Memajukan Perguruan Tinggi Daerah, Mewujudkan Pendidikan Tinggi Berdampak untuk Asta Cita”, Menteri menyoroti pentingnya transformasi menuju University 4.0 yang adaptif dan kolaboratif. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi di daerah memiliki peran strategis sebagai pilar pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penggerak ekonomi lokal. Tantangan seperti rendahnya angka partisipasi kasar, kualitas lulusan yang belum merata, hingga defisit talenta berpendidikan tinggi menjadi perhatian utama. Untuk itu, berbagai inisiatif seperti kemitraan antara kampus unggulan dan kampus daerah, revitalisasi pendidikan vokasi, serta pengembangan riset kolaboratif menjadi bagian dari solusi yang ditawarkan.

Sementara itu, Prof. Tatacipta dari ITB menekankan pentingnya kontribusi teknik mesin dalam mendukung sektor-sektor strategis nasional seperti energi terbarukan, transportasi hijau, alat kesehatan, dan industri pertahanan. Dalam sesi presentasinya, beliau memaparkan sejumlah inovasi yang telah dihasilkan melalui kolaborasi riset dengan industri, seperti Mobile Corn Dryer, sistem cargo drone, dan kereta cepat ringan ramah lingkungan. Ia menegaskan bahwa riset teknik mesin harus mampu menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Super Smart Society 5.0 secara adaptif dan kolaboratif.

Rapat Kerja BKS TM Indonesia

Menegaskan arah dan semangat yang sama, Sekretaris Jenderal BKS-TM Indonesia, Prof. Dr. Ir. Ario Sunar Baskoro, M.Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa BKS-TM berkomitmen menjadi garda terdepan bagi program studi teknik mesin di seluruh Indonesia dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya Kemendikbudristek.

“Kami selaku BKS-TM Indonesia yang merupakan ujung tombak prodi teknik mesin seluruh Indonesia akan selalu mendukung program pemerintah, juga program Kemendikbudristek dalam mewujudkan kampus berdampak yang fokus pada kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Rapat Kerja BKS TM Indonesia

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peran aktif BKS-TM Learning Center dalam menyelenggarakan berbagai pelatihan, workshop, dan sharing session yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dosen serta menjawab tantangan pembelajaran teknik yang semakin kompleks. Sepanjang tahun 2023 hingga 2025, Learning Center telah memfasilitasi berbagai kegiatan di berbagai institusi anggota dengan topik seperti Kurikulum OBE, Capstone Design, TRIZ, hingga pengelolaan media sosial program studi.

Program unggulan seperti BKSTM Sharing Session dan BKSTM Workshop terbukti menjadi sarana efektif untuk pengembangan profesional dosen, wadah pengabdian masyarakat, serta jembatan kolaborasi antarinstitusi. Learning Center juga berperan sebagai penghubung antara kebutuhan pelatihan dan penyedia pelatihan (supply and demand), sekaligus mendukung promosi pusat pelatihan dan LSP di lingkungan anggota BKS-TM.

Dalam kesempatan Rapat Kerja ini, BKS-TM juga secara resmi mempercayakan Jurusan Teknik Mesin Universitas Riau sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Anggota (Musang), Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTN), dan Lomba Teknik Nasional Rancang Bangun dan Manufaktur (LTN RBM) tahun 2026. Penunjukan ini merupakan kesempatan baik bagi kami, sebagai Jurusan Teknik Mesin Universitas Riau, untuk menjadi penyelenggara rangkaian agenda nasional di bidang teknik mesin. Ketua Jurusan, Dr. Ir. Dodi Sofyan Arief, M.T., menyambut positif kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmen penuh dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan ini dengan melibatkan kolaborasi yang luas, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan bagi pengembangan dunia teknik mesin di Indonesia.

Seluruh Anggota BKS TM Indonesia

Rapat Kerja ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi, pemerintah, dan industri. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan teknik mesin yang adaptif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kemajuan teknologi nasional serta pembangunan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.