Ekspedisi KOMPAS XVIII Kommapala Winnetou
 /  Kemahasiswaan / Ekspedisi KOMPAS XVIII Kommapala Winnetou
Ekspedisi KOMPAS XVIII Kommapala Winnetou

Ekspedisi KOMPAS XVIII Kommapala Winnetou

Komando Mahasiswa Pecinta Alam Winnetou (KOMMAPALA WINNETOU) Fakultas Teknik Universitas Riau yang merupakan organisasi yang bergerak di bidang kepecinta alaman dan pelestarian lingkungkan hidup memberangkatkan KOMPAS XVIII, tujuh anggota Tunas untuk Ekspedisi di Hutan Lindung Bukit Betabuh tepatnya di Desa Pantai Kec. Kuantan Mudik.

Kegiatan ini bertujuan agar anggota Tunas Kompas XVIII melaksanakan pengaplikasian seluruh materi kepecintalaman yang telah di pelajari di materi ruangan sebelumnya, oleh karena itu Anggota Tunas di bekali ilmu serta persiapan mental, fisik sebelum terjun ke lapangan.

Kegiatan Ekspedisi yang dilaksanakan di Hutan Lindung Bukit Betabuh, bertempat di Desa Pantai, Kec Kuantan Singingi, Kabupaten Taluk Kuantan , Provinsi Riau , dari tanggal 12 – 15 Oktober 2017.

Target dari kegiatan ini mengindetifikasi flora dan fauna di Hutan Lindung Bukit Betabuh serta menemukan Air Terjun dari aliran Sungai Bingkuang berdasarkan info yang beredar di masyarakat sekitar.

Kamis 12 Oktober 2017 Pembukaan Ekspedisi di buka oleh Wakil Dekan III FT UR bapak Dr. Eng. AZRIDJAL AZIZ, ST.,MT di homestay KOMMAPALA WINNETOU. Sore pukul 17.00 sampai di Desa Pantai, Kompas XVIII di sambut oleh Karang Taruna Batoboh yang Merupakan Organisasi Pemuda di Desa Pantai. Kegiatan penelusuran Hutan di awali dari titik Air Terjun Dangku.

Konservasi Hutan Lindung Bukit Betabuh Provinsi Riau sangatlah penting, dimana pada saat ini sangat banyak sekali oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penebangan liar di kawasan bagian luar Hutan Lindung Bukit Betabuh. Padahal Hutan ini adalah Hutan yang di lindungi oleh Kementrian Kehutanan Riau sebagai paru paru Provinsi riau.

Selama Ekspedisi Anggota menemukan jejak fauna hutan seperti Harimau, Beruang, Burung Kuao, dll, serta Fauna yang belum teridentifikasi, yang hanya ada di Hutan Lindung tersebut, Target yang tercapai yaitu menemukan Air Terjun setinggi 11 meter dan lebar 3 meter dengan 2 buah kolam besar diatas Air terjun. Air Terjun ini satu aliran dengan Sungai Bingkuang yang mengalir ke kawasan Desa Pantai.

Untuk informasi
Hubungi :
Fakultas Teknik Universitas Riau
Kampus Bina Widya Panam
Telp: (+62761) 66596
Fax : (+62761) 66595